Gaung lomba berkesinambungan terlihat di berbagai pemancingan. Sistem lomba dengan cara mencari juara tiap kali lomba untuk mendapat tiket final ini, mendapat sambutan hangat dari pemancing galatama professional. Sistem ini membuat pemancing dan pemancingan semakin terikat. Pemancingan Telaga Joglo juga mengadakan hal yang serupa. Pada tanggal 12 November 2017 yang lalu, diadakan Lomba Final grand prix Telaga Joglo. Final ini terselenggara setelah diadakan sejak bulan Agustus. Lomba keseluruhan diadakan sebanyak 11 kali setiap hari sabtu. Total tiket keseluruhan untuk 11 kali lomba Rp. 6.000.000, diambil juara sebanyak 4 lapak. Selama 11 putaran lomba akan mendapat 44 lapak, sisa 6 lapak diundi dan diambil dari juara 5 dari 11 putaran lomba, durasi lomba setiap sabtu 4 jam, dari jam 14.00 WIB hingga 18.00 WIB , untuk lomba final 6 jam dimulai pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB. Keseluruhan lapak yang disediakan sebanyak 50.

Final Telaga Joglo Cup I. berlangsung seru

Lomba grandprix memakai aturan sistem sah-sahan (kail yang benar-benar menancap pada mulut ikan, yang dapat diikutkan dalam kategori ikan terberat). Sebagai tambahan, aturan diperketat dengan dilarangnya pemancing melempar umpan antara 3 meter kebawah. Dan ini juga sudah dicoba dalam 3 bulan dalam semua lomba yang diadakan di Telaga Joglo. Lomba grand prix Telaga Joglo ini hanya memperbolehkan pemancing memakai satu joran. Umpan yang digunakan juga sama yakni pellet dan aci, mata kail maksimal 3 buah ukuran no. 6.

Sebagian besar peserta dari Karawang, Purwakarta, Bandung, Bekasi, dan Jakarta. Beredar kabar kalau tiket final ada yang dijual, dan ini dibenarkan panitia. ”Peserta memang ada yang mendapat 2 bahkan 3 tiket, karena itu ada yang menjual dengan harga Rp. 5 juta/tiketnya”, Ujar Dodi.

Salah satu peserta final Telaga Joglo Cup I

Kepada FORTUNA, Dodi menuturkan bahwa ada penambahan ikan rame sebanyak 700 ekor, ukuran 2-3 kg. Dan untuk mendukung lomba tersebut, kolam diliburkan satu hari sebelumnya. Dengan total tiket keseluruhan Rp 6 juta, peserta diharuskan dan diwajibkan ikut dalam setiap lombanya pada hari sabtu. Namun ada pilihan lain jika pemancing merasa waktunya kurang pas. Untuk hari Selasa dan kamis diberlakukan ”paket turnamen” dengan sistem seleksi yang sama dengan grand prix. Hanya saja tiket yang diberlakukan hanya sebesar Rp. 250.000 per lomba dan ini tidak memaksa peserta untuk selalu ikut dalam lomba paket turnamen setiap saat. Paket turnamen ini baru dimulai bulan Oktober tahun lalu. Setiap lombanya diambil 3 juara, sebanyak 16 kali lomba, sehingga terkumpul 48 lapak, dan sisa 2 lapak diundi khusus peserta yang mendapat juara 4. Paket turnamen ini ditentukan dari jumlah peserta yang ikut. Jika diatas 25 lapak diberlakukan paket turnamen, dibawah 25 lapak menjadi galatama biasa. Lomba dimulai dari jam 15.00 WIB hingga 18.00 WIB. Yang menarik untuk lomba paket turnamen ini, ikan jackpot diberlakukan. Sebagai informasi kini total jackpot mencapai 35 juta untuk ikan patin dan ikan merah 10 Kg up, dan ikan kumpay Rp. 1.500.000.

Panitia Lomba Telaga Joglo

Berbeda dengan lomba grandprix setiap sabtu, final turnamen telaga joglo cup I ini mengambil 10 kategori juara ikan induk terberat, tidak total poin dan total terberat. Kepada peserta yang berhasil mendapat tiket final, tidak dikenakan sedikitpun biaya tiket. Jika ingin ikut serta dalam tiket ekstra, peserta harus merogoh kocek untuk C hitam 4 kali x Rp. 100.000 , untuk C merah 4 kali x Rp. 100.000 (per sesinya 1,5 jam), SS hitam 2 kali x Rp. 350.000 (per 3 jam), dan SS merah 2 kali x Rp. 500.000 (per 3 jam total tiket ekstra Rp. 2.500.000. Tiket ekstra ini tidak wajib, bahkan berdasarkan penuturan panitia ada peserta yang polos alias tidak memakai tiket ekstra.

Antusias yang tinggi mengenai event ini, membuat para pemancing peserta final bahkan pemancing lainya, bertanya apakah sudah dibuka pendaftaran untuk Turnamen Telaga Joglo Cup II. Dodi selaku panitia menuturkan bahwa benar ada peserta yang berniat untuk ikut turnamen selanjutnya, namun pihak Pemancingan Telaga Joglo masih menahan diri untuk menentukan waktu (dalam artian menunggu waktu yang tepat, dan menyusun rencana yang matang untuk selanjutnya dan persiapan agar lebih baik).

Sebagian besar peserta Turnamen Telaga joglo Cup I adalah pemancing langganan. Untuk mendapat jumlah peserta yang ditargetkan, Pemancingan Telaga Joglo selalu menyiarkan kepada pemancingan setiap harinya, selain itu juga menyebar brosur dan mengirimkan pesan pendek ke pemancing langganan.

Jalannya Lomba

Jumlah ikan rame dan ikan induk yang sangat banyak, membuat peserta sangat puas menarik. Bahkan posisi juara selalu saling tumpang tindih. Menjelang 30 menit lomba akan berakhir, ikan induk naik bertubi-tubi. Karena semua ikan induk yang naik adalah ikan sah, panitia kelabakan hingga harus selalu memperbaharui kedudukan posisi juara. Dari awal lomba, cuaca cerah dan suhu tidak terlalu panas, sehingga ikan benar-benar makan. Keluar sebagai juara Kinanti I, ikan juara didapat pada pertengahan lomba. Dan uniknya umpan yang digunakan Kinanti I sangat baik, sehingga menggondol juara ikan induk posisi kedua. Salah satu pemancing Jakarta ikut bertengger di barisan ketiga yakni Qiu-Qiu. Secara keseluruhan lomba berlangsung dengan sangat baik, terutama dari segi jumlah ikan. Banyak sekali ikan induk yang naik namun tidak sah karena kail tidak menancap sempurna di mulut ikan. Peserta pun terlihat puas dengan jumlah ikan rame yang banyak, hal ini membuat pemancing sellau menarik ikan.

Para Juara

  1. Kinanti 1 lapak 40 berat ikan 10,9 Kg (merah) mendapat hadiah uang tunai Rp. 50 juta
  2. Kinanti 1 lapak 40 berat ikan 10,8 Kg mendapat hadiah uang tunai Rp. 20 juta
  3. Qiu-Qiu lapak 30 berat ikan 10,75 Kg mendapat hadiah uang tunai Rp. 10 juta
  4. Kinanti 2 lapak 32 berat ikan 10,55 Kg mendapat hadiah uang tunai Rp. 6 juta
  5. Sileungli lapak 37 berat ikan 10,3 Kg mendapat hadiah uang tunai Rp. 4 juta
  6. Rang-Rang I lapak 04 berat ikan 10,1 Kg mendapat hadiah uang tunai Rp. 3 juta
  7. Murugul lapak 14 berat ikan 10 Kg mendapat hadiah uang tunai Rp. 2 juta
  8. Nindita lapak 46 berat ikan 9,85 Kg mendapat hadiah uang tunai Rp. 1,5 juta
  9. Rang-Rang I lapak 04 berat ikan 9,2 Kg mendapat hadiah uang tunai Rp. 1,5 juta
  10. Khainun MR lapak 40 berat ikan 9,0 Kg mendapat hadiah uang tunai Rp. 1,5 juta

 

Kinanti I

Lapak 40 pada Final Turnamen Telaga Joglo Cup I mendominasi jalannya lomba. Lapak yang diduduki Kinanti I berhasil menggondol 2 posisi juara sekaligus yakni juara I dan II. Lapak tersebut diisi pemancing dengan nama asli Adang Cariyat. Bapak dari 2 anak ini memang penggila mancing. Sudah 15 tahun beliau mancing. Kegiatan mancing ini sudah menjadi hobi baginya. ”kalau pulang kerja, pasti langsung mancing”, ujarnya. Pria berumur 54 tahun ini mengenal mancing  karena ketularan dari temannya yang sehabis jam kantor langsung pergi mancing. Awalnya hanya melihat-lihat, ketika teman menyodorkan joran dan bertarung dengan ikan, dari situlah tingkat ketagihan meninggi. Mulai membeli peralatan mancing kecil-kecil, dan akhirnya menjadi kegiatan rutin.

Kinanti I

Pria asli sunda ini berdomisili di Bandung, ketika ditanya dimana ia sering mancing, maka ia menjelaskan lokasi-lokasi di sekitar Bandung seperti Cibeber, Ratu Mas Ayu, Purwakarta. Di luar kota Telaga joglo, Tirta gadog, Telaga Mina, dan PIK.

Menurutnya yang disuka dari mancing adalah karena ada seninya, hadiah nomor sekian, tarikan ikan yang lebih dominan. Meracik umpan yang sesuai dan melatih kejelian serta kesabaran. Kepada FORTUNA ia menuturkan dalam seminggu bias 3 kali memancing.

Dia mengikuti lomba Telaga Joglo Cup I dari awal hingga final. Menurutnya untuk panitia Telaga Joglo pelayanannya sudah bagus, dan nafsu makan ikan juga bagus. Dari sisi tempat sangat bagus dan bersih. Dan jumlah ikan juga sangat bagus, sehingga banyak tarikan. Kinanti mendapat dua tiket di final, dan itu dipakai semua. Tiket final ini ia peroleh pada lomba ketiga dan Kedelapan. Dan untuk event final ini, ia khusus meracik sendiri umpannya. FORTUNA****

invisible hit counter